Usia Tiga Puluh
Pagi sudah dijemput dengan bau parfum
Siap bertempur wanginya, beradu dengan bau bau
Semerbak gelisah, tawa, resah, bahagia
Tiga puluh kali empat dituntut cepat dan tepat
Datang disambut senyum penuh gairah
Ya. Siapa tahu penerus atau yang lebih lainnya
Pagi tertutup wajah kusam penuh angan ingin pulang
Ya. Seperti itu yang semua orang inginkan
Namun, belum
Masih ada peraduan lungsuran bau parfum tadi pagi
Berdesakan, bergesekan, bercengkeramanya ujung hari
Sudah, hilang dan berganti
Terhanyut dalam ocehan buah dan tambatan hati
Usia tiga puluh, baru dimulai.
Medaeng, 2023
wyn drtk